Yuk Intip Beberapa Komponen Panel AMF ATS Yang Harus Anda Ketahui

Panel AMF ATS memang dapat menghadirkan kebermanfaatan untuk mensuplai listrik ketika terjadi pemadaman. Kendati demikian, alat ini juga memerlukan pemeliharaan secara berkala agar tidak mudah mengalami kerusakan. Anda bahkan perlu mengetahui beberapa komponen tertentu agar bisa mengantisipasi ketika terjadi kerusakan. Berikut selengkapnya.

Komponen Panel Automatic Main Failure (AMF) dan Automatic Transfer Switch (ATS)

1. Perubahan Sistem

Perubahan sistem yang dihadirkan oleh komponen ini dapat terdiri dari kontraktor, COS Motorized dan Motorized MCCB. Komponen ini memiliki fungsi sebagai pengendali perpindahan energi listrik dari PLN ke genset dan sebaliknya. Perubahan sistem ini biasanya diletakkan di bagian dalam dari panel AMF ATS.

Pengoperasian sistem perubahan ini dapat anda lakukan dengan menekan tompol selector switch yang terdapat pada pintu. Pasalnya, tombol tersebut dapat membantu anda untuk mengatur pengoperasian fungsi AMF ATS secara manual maupun auto. Penggunaan panel AMF ATS secara manual biasanya dilakukan jika terdapat kerusakan pada komponen ini.

2. Metering

Komponen yang satu ini dapat menunjukkan indikator penggunaan sistem panel yang satu ini. Matering dapat ditunjukkan pada bagian pintu panel AMF ATS yang berisi lampu indikator untuk menunjukkan status penggunaan listrik. Begitu pula, matering ini juga dapat ditunjukkan pada power mater yang berisi informasi tentang besaran daya listrik yang telah terpakai.

3. Baterai Charge

Yuk Intip Beberapa Komponen Panel AMF ATS Yang Harus Anda Ketahui

Selain itu, anda juga harus memperhatikan kondisi baterai charge yang terdapat pada bagian dalam panel AMF ATS. Baterai ini digunakan untuk mengisi aki genset dalam keadaan mati. Untuk mempertahan kualitas sistem, anda bahkan perlu mempertahankan tegangan level baterai dengan baik. Baterai berkekuatan 23V biasanya memiliki tegangan >27 VDC.

4. Modul Pengendali

Komponen yang satu ini perlu diketahui karena memiliki fungsi yang sangat penting. Modul pengendali ini akan mengontrol genset secara otomatis agar kebutuhan listrik dapat terpenuhi dengan cepat ketika terjadi pemadaman. Pasalnya, modul ini akan mengatur relai detector untuk memberikan informasi terkait kebutuhan daya listrik.

Itulah beberapa komponen yang terdapat dalam suatu panel Automatic Main Failure (AMF) dan Automatic Transfer Switch (ATS). Tentunya, anda harus mengetahui komponen ini untuk mengetahui jenis panel yang dibutuhkan. Begitu pula, pengetahuan tentang komponen ini juga sangat penting jika terdapat beberapa kerusakan yang harus ditangani.

Tagged :

Berikut Trik Dan Tips Pemeliharaan Panel AMF ATS Agar Tahan Lama

Genset atau generator set memang dapat membantu anda untuk mensuplai energi listrik ketika terjadi pemadaman. Begitu pula, penggunaan panel AMF ATS juga dapat membuat genset bekerja secara otomatis untuk memenuhi kebutuhan listrik. Kendati demikian, anda juga perlu melakukan beberapa perawatan terhadap panel ini agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Berikut ulasannya.

Tips Jitu Merawat Panel Automatic Main Failure (AMF) Dan Automatic Transfer Switch (ATS)

1. Tutup Bagian Lubang Pada Setiap Komponen Panel Ini

Panel AMF ATS terdiri dari beberapa komponen sistem yang dihubungkan dengan kabel tertentu. Dalam hal ini, lubang yang biasanya menjadi tempat kabel sangat mudah dimasuki oleh hewan-hewan tertentu seperti tikus. Jika anda tidak menutup lubang pada komponen ini, panel ini dapat mengalami kerusakan dengan cepat karena gigitan tikus.

2. Lakukan Pemeriksaan Secara Berkala

Begitu pula, pemeriksaan ini juga dapat berfungsi untuk mengontrol kinerja panel AMF ATS agar selalu optimal. Anda bahkan dapat memeriksa kondisi baterai maupun tegangan level aki untuk menghindari percikan api. Pasalnya, baterai dengan kekuatan 12 V harus memiliki tegangan aki >12,5 VDC. Sedangkan baterai dengan kekuatan 23 V memiliki tegangan >27 VDC.

Memeriksa kondisi air radiator dan kondisi bahan bakar juga harus selalu dilakukan agar genset dapat bekerja dengan baik. Selain itu, anda juga perlu memeriksa kondisi oli agar selalu bersih dan hindarkan kabel generator agar tidak bersentuhan dengan sudut panas. Hal yang sangat direkomendasikan adalah anda perlu melakukan pemanasan panel AMF ATS setiap minggu ketika tidak digunakan.

3. Perhatikan Umur Spare Part Dari Setiap Komponen

Berikut Trik Dan Tips Pemeliharaan Panel AMF ATS Agar Tahan Lama

Setiap komponen spare part yang dihadirkan oleh alat mekanik selalu memiliki umur tertentu agar bisa berfungsi dengan optimal. Bahkan, beberapa komponen spare part yang telah melebihi batas penggunaan dapat menyebabkan kerusakan terhadap komponen lainnya. Anda bahkan perlu mengganti komponen panel AMF ATS jika telah melebihi batas yang ditentukan.

Sebagaimana mesin generator set, panel yang dapat menghadirkan suplai listrik secara otomatis ini juga perlu mendapatkan perawatan secara berkala untuk menghindari kerusakan. Anda bahkan bisa mengecek kondisi setiap komponen untuk mengetahui perubahan atau memperkirakan kerusakan yang dapat terjadi.

Tagged :

Mengulik Cara Kerja Panel AMF ATS Agar Genset Dapat Bekerja Secara Otomatis

Kepuasan pemilik industri dalam menggunakan genset atau generator set tidak hanya berasal dari kemampuan mesin untuk menghadirkan tambahan daya listrik. Namun, penggunaan panel AMF ATS juga dapat menghadirkan fungsi genset secara otomatis. Anda bahkan tidak memerlukan lagi operator dalam menjalankan mesin ini. Yuk simak ulasan berikut.

Fungsi Panel Automatic Main Failure (AMF) dan Automatic Transfer Switch (ATS)

Panel yang dapat menggerakkan kinerja genset secara otomatis ini pada dasarnya terdiri dari 2 komponen instalasi. Pasalnya, panel AMF ATS juga memiliki peranan yang berbeda dan saling bekerjasama. AMF atau Automatic Main Failure ini merupakan suatu rangkaian yang digunakan untuk menghidupkan atau mematikan mesin genset secara otomatis.

Begitu pula, ATS atau Automatic Transfer Switch ini juga terdiri dari rangkaian elektrik yang bisa menghubungkan lisrik dari PLN ke genset maupun sebaliknya. Perpaduan panel AMF ATS ini tentu menghasilkan komponen penting agar genset yang dimiliki dapat bekerja secara otomatis. Anda bahkan tidak perlu repot untuk menyalakan maupun mematikan genset secara manual.

Cara Kerja Panel Automatic Main Failure (AMF) dan Automatic Transfer Switch (ATS)

Mengulik Cara Kerja Panel AMF ATS Agar Genset Dapat Bekerja Secara Otomatis

Setelah mengetahui perpaduan komponen yang terdapat pada panel AMF ATS, anda tentu dapat dengan mudah memahami sistem kerja yang dijalankan oleh panel ini. Tentunya, model sistem yang dapat memindahkan penggunaan aliran listrik ini juga harus diatur secara otomatis agar dapat bekerja dengan optimal.

Anda bahkan hanya perlu memberikan settingan koneksi auto pada panel ATS ini. Kemudian, komponen AMF yang terdapat pada bagian genset juga harus diatur secara otomatis. Jika kedua komponen ini sudah memiliki pengaturan yang tepat, anda hanya perlu membuktikan sistem kerja yang akan dioperasikan oleh alat ini.

Panel AMF ATS yang telah diatur secara otomatis akan saling memberikan sinyal kerjasama agar genset dapat langsung menyala ketika listrik padam. Pasalnya, ATS sebagai sistem penghubung ini akan mengirimkan sinyal perintah kepada AMF. Anda tentu bisa menikmati daya listrik dari generator set dengan cepat ketika listrik PLN padam menggunakan alat yang satu ini.

Generator set memang telah memberikan kenyamanan untuk tetap bisa mensuplai listrik ketika listrik dari PLN padam. Namun, penggunaan panel secara otomatis ini dapat menghadirkan kepuasan tersendiri karena daya listrik akan terhubung secara otomatis. Genset yang telah disetting menggunakan panel ini bahkan dapat memback up listrik dari PLN dengan baik dan cepat.

Tagged :

Mengenal Beberapa Jenis Panel AMF ATS Yang Bisa Anda Miliki

Kebutuhan daya listrik yang tak bisa tergantikan membuat setiap industri membutuhkan sistem istalasi agar daya listrik tidak akan terputus. Dalam hal ini, setiap industri seringkali menerapkan instalasi panel AMF ATS untuk memindahkan penggunaan listrik dari PLN ke genset dan sebaliknya. Menariknya, instalasi panel ini bahkan memiliki beberapa jenis sebagai berikut.

3 Jenis Panel Automatic Main Failure (AMF) dan Automatic Transfer Switch (ATS)

1. Panel Menggunakan Kontraktor

Panel AMF ATS jenis ini dirancang menggunakan sistem kontak penggerak berupa kontraktor. Pasalnya, sistem ini dapat berfungsi secara otomatis untuk memindahkan penggunaan aliran listrik dari PLN ke genset maupun sebaliknya. Panel jenis auto yang satu ini bahkan bisa didapatkan secara mudah dengan harga yang cukup murah.

Namun, jenis panel yang satu ini termasuk sistem instalasi yang sangat rentan terkena gangguan. Sistem kontraktor ini memiliki kinerja yang harus memfungsikan seluruh komponen secara bersamaan. Untuk itu, anda tidak bisa menggunakan panel AMF ATS secara manual ketika terdapat kerusakan pada kontraktor. Anda bahkan harus mengganti mesin ini secara keseluruhan.

2. Panel Menggunakan COS Motorized

Panel Menggunakan COS Motorized

Anda juga bisa menggunakan panel instalasi yang menggunakan COS Motorized atau Motor Change Over Switch. COS Motorized ini juga memiliki sistem kerja yang sama untuk memindahkan penggunaan sumber listrik dari PLN ke genset dan sebaliknya. Kendati demikian, panel AMF ATS yang satu ini masih bisa digunakan secara manual ketika terjadi gangguan difungsi auto.

3. Panel Menggunakan Motorized MCCB

Selain itu, anda juga bisa memilih model penggerak motorized MCCB atau Moulded Cas Circuit Breaker sebagai sirkit untuk tegangan penengah. Panel AMF ATS yang satu ini seringkali digunakan untuk suatu industri yang membutuhkan daya listrik yang besar. Menariknya, panel yang satu ini memiliki keamanan yang sangat baik karena telah dilengkapi dengan pengaman pemutus tegangan.

Itulah beberapa jenis panel instalasi otomatis yang bisa digunakan untuk memindahkan penggunaan daya listrik dari PLN ke genset maupun sebaliknya. Tentunya, beberapa jenis panel dari ulasan di atas memiliki kelebihan yang disajikan dengan harga yang bersaing. Anda tentu bisa memilih salah satu jenis alat ini sesuai dengan kebutuhan industri yang dimiliki.

Tagged :

Mengapa Panel AMF ATS Wajib Dimiliki? Yuk Simak Alasannya Disini

Dewasa ini, penggunaan generator set memang menjadi kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. Beberapa aktivitas kerja seperti kegiatan industri, kantor, hotel, mall dan lainnya membutuhkan skala listrik besar yang harus selalu terjaga. Oleh karena itu, penggunaan panel AMF ATS dapat membantu operasional ini. Berikut selengkapnya.

Apa Itu Panel Automatic Main Failure (AMF) dan Automatic Transfer Switch (ATS)?

Panel merupakan sistem kontrol yang dibutuhkan dalam pengoperasian genset agar dapat berfungsi dengan optimal. Pasalnya, panel AMF ATS ini merupakan 2 panel yang saling bekerjasama untuk membentuk rangkaian otomatis pada mesin genset. Rangkaian ini bahkan dapat menghadirkan mesin otomatis untuk menyalakan dan mematikan genset.

Sistem kerja yang telah dihadirkan oleh komponen ini telah menghubungkan aliran listrik yang disediakan oleh PLN dengan listrik yang akan dihasilkan oleh mesin generator set. Dalam hal ini, rangkaian elektrik yang tersusun dalam panel AMF ATS dapat menghidupkan dan pematikan listrik secara otomatis. Panel ini bahkan dapat menghidupkan genset ketika listrik PLN mati dan sebaliknya.

Alasan Penggunaan Panel Automatic Main Failure (AMF) dan Automatic Transfer Switch (ATS)

Mengapa Panel AMF ATS Wajib Dimiliki?

Rangkaian elektrik yang telah dihadirkan dalam panel ini memiliki fungsi penting untuk menyediakan sumber daya listrik otomatis. Tentunya, kondisi ini dapat membantu berbagai kegiatan penting untuk menyuplai listrik secara penuh. Bahkan, panel AMF ATS juga dapat menjaga mesin agar tidak rusak ketika tiba-tiba listrik padam.

Hal ini dapat dicontoh pada suatu industri pabrik makanan yang selalu membutuhkan listrik untuk proses produksinya. Daya listrik ini seringkali digunakan untuk memasak makanan maupun melakukan proses pengemasan. Pasalnya, kejadian listrik padam di sela-sela produksi dapat menyebabkan makanan tidak bisa dimasak dengan sempurna.

Begitu pula, kejadian listrik padam pada kegiatan tersebut juga dapat menjadi masalah serius ketika komponen listrik tertentu mengalami kerusakan maupun konslet. Mengetahui kondisi tersebut, panel AMF ATS tentu memiliki fungsi penting agar kegiatan produksi dapat berjalan dan bisa mencegah adanya kerusakan listrik atau konslet.

Berbagai jenis industri memang selalu membutuhkan suplai listrik dalam setiap kegiatan produksinya. Oleh karena itu, penggunaan panel berupa rangkaian elektrik penting untuk dimiliki agar kegiatan ini tidak terbengkalai. Alat ini bahkan juga memiliki manfaat lain untuk mencegah adanya kerusakan mesin akibat arus listrik yang terputus secara tiba-tiba.

Tagged :